Jangankan Biyarkan Kreasi Terputus Karena Kemiskinan
Blog ini masih dalam Tahap Uji Coba, Berita yang di tampilkan belum lengkap.
Bimbingan Tehnik Kabupaten Klungkung
Blog ini masih dalam Tahap Uji Coba, Berita yang di tampilkan belum lengkap.
Rabu, 11 Februari 2015
Senin, 03 Maret 2014
18.47
Operator_Provinsi
Pengumuman
Seleksi Penerimaan Pendamping dan Operator Provinsi / Kabupaten / Kota
Program Keluarga Harapan (PKH) Kementerian Sosial
Tahun 2014
Seleksi Penerimaan Pendamping dan Operator Provinsi / Kabupaten / Kota
Program Keluarga Harapan (PKH) Kementerian Sosial
Tahun 2014
Program Keluarga Harapan – PKH
adalah program perlindungan sosial melalui pemberian uang tunai kepada
Keluarga Sangat Miskin (KSM), selama keluarga tersebut memenuhi
kewajibannya.
Kementerian Sosial memberikan kesempatan berkarir sebagai Pendamping dan Operator PKH dengan ketentuan sebagai berikut :
Pendamping
Persyaratan :
- Warga Negara Indonesia
- Usia pada saat mendaftar maksimal 45 tahun
- Pendidikan minimal D3 atau sederajat dan diutamakan yang memiliki latar belakang pendidikan Pekerjaan Sosial, Kesejahteraan Sosial dan rumpun ilmu lainnya, Psikologi, Bimbingan Konseling, Komunikasi, Pendidikan, Kesehatan, Kebidanan, Hukum, Ekonomi atau Teknologi Informatika atau sejenisnya.
- Diutamakan memiliki pengalaman dalam Penanganan dan Pelayanan Kesejahteraan Sosial
- Mampu mengopersikan open office minimal Word, Excel, dan PowerPoint dan Internet
- Diutamakan Bertempat tinggal di wilayah kecamatan pelaksana PKH (sesuai KTP).
- Tidak menjadi anggota / pengurus / partisipan partai anggota organisasi yang merupakan afiliasi dari partai politik.
- Bersedia bekerja purna waktu (Full Time).
Catatan Penting :
- Nomor KTP harus sesuai dengan Lokasi Lowongan UPPKH.
- Nomor Ponsel diperlukan untuk pemberitahuan.
- Pendaftar harus memakai email pribadi tidak diperkenankan email kantor / orang lain.
Operator
Persyaratan :
- Warga Negara Indonesia.
- Usia pada saat mendaftar maksimal 45 tahun.
- Pendidikan minimal D3 diutamakan yang memiliki latar belakang pendidikan dengan bidang studi: Teknologi Informatika, Ilmu Komputer, Statistik.
- Diutamakan memiliki pengalaman di bidang Teknologi Informasi.
- Mampu mengoperasikan Open Office minimal Word, Excel, PowerPoint dan Internet.
- Diutamakan Bertempat tinggal di wilayah Provinsi / Kabupaten / Kota pelaksana PKH (sesuai KTP).
- Tidak menjadi anggota/pengurus/partisipan partai anggota organisasi yang merupakan afiliasi dari partai politik.
- Bersedia bekerja purna waktu (Full Time).
Catatan Penting :
- Nomor KTP harus sesuai dengan Lokasi Lowongan UPPKH.
- Nomor Ponsel diperlukan untuk pemberitahuan.
- Pendaftar harus memakai email pribadi tidak diperkenankan email kantor / orang lain.
Untuk Pendaftaran Online :
http://rekrutmen.pkh.kemsos.go.id
Rekrutmen Untuk Provinsi Bali di tempatkan di Kabupaen Tabanan, Karangasem, Gianyar dan Bangli
http://rekrutmen.pkh.kemsos.go.id
Sabtu, 01 Maret 2014
00.59
Operator_Provinsi
SEMARAPURA, Pos Bali - Pemerintah Kabupaten Klungkung tahun
2014 mendapat kucuran dana dari APBN melalui Kementrian Sosial sebesar
Rp. 1.028.275.000. Dana ini untuk meretas 1.503 Keluarga Sangat Miskin
(KSM). bantuan pusat ini nantinya disebar di empat kecatan masing-masing
Kecamatan Nusa Penida berjumlah 771 KSM, Kecamatan Dawan 178 KSM,
Kecamatan Klungkung 267 KSM, dan Kecamatan Banjarangkan berjumlah 287
KSM.
Penyaluran Bantuan Tunai Bersyarat Kementrian Sosial KSM Melalui Program Keluarga Harapan (PKH), dihadiri Bupati Klungkung Nyoman Suwirta didampingi Kepala Dinas Sosial Ida Bagus Anom Adnyana, Kordinator Wilayah Unit Pelaksana Program Keluarga Harapan Bali (UPPKH) Tunjung Aroem Pamungkas, Kepala PT. POS Kabupaten Klungkung Nyoman Swastika, bertempat di Kantor POS Kabupaten Klungkung, Senin (27/1).
Kepala Dinas Sosial Ida Bagus Anom Adnyana menjelaskan Program PKH ini, Rumah Tangga/ Keluarga Sangat Miskin (RTSM/KSM) memiliki akses yang lebih baik untuk memanfaatkan pelayanan sosial dasar mengenai kesehatan, pendidikan pangan dan gizi termasuk menghilangkan kesenjangan-kesenjangan sosial yang melekat pada masyarakat miskin.
Dijelaskan tujuan umum PKH adalah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta mengubah prilaku peserta PKH yang relatif kurang mendukung peningkatan kesehatan dan pendidikan, tujuan tersebut sekaligus sebagai upaya mempercepat pencapaian target Millennium Development Goals (MDGs)
Kordinator Wilayah Unit Pelaksana Program Keluarga Harapan Bali (UPPKH) Tunjung Aroem Pamungkas menyebutkan Program Keluarga Harapan (PKH) adalah program perlindungan sosial melalui pemberian bantuan uang tunai bersyarat kepada KSM yang telah ditetapkan sebagai peserta program keluarga harapan, program ini dapat memberikan manfaat jangka pendek dan jangka panjang. Jangka pendeknya memberikan incame effect melalui pengurangan beban pengeluaran rumah tangga, sedangkan jangka panjangnya diharapkan mampu memutus rantai kemiskinan antar generasi melalui peningkatan kualitas kesehatan dan pendidikan.
Bupati Suwirta menyampaikan terimakasih kepada Kementrian Sosial telah peduli kepada masyarakat Klungkung, mudah-mudahan bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Sehingga berangsur-angsur tingkat kemiskinan di Kabupaten Klungkung terentaskan. 019
Sumber : http://posbali.com/retas-ksm-klungkung-terima-dana-apbn-rp-1-m/
Penyaluran Bantuan Tunai Bersyarat Kementrian Sosial KSM Melalui Program Keluarga Harapan (PKH), dihadiri Bupati Klungkung Nyoman Suwirta didampingi Kepala Dinas Sosial Ida Bagus Anom Adnyana, Kordinator Wilayah Unit Pelaksana Program Keluarga Harapan Bali (UPPKH) Tunjung Aroem Pamungkas, Kepala PT. POS Kabupaten Klungkung Nyoman Swastika, bertempat di Kantor POS Kabupaten Klungkung, Senin (27/1).
Kepala Dinas Sosial Ida Bagus Anom Adnyana menjelaskan Program PKH ini, Rumah Tangga/ Keluarga Sangat Miskin (RTSM/KSM) memiliki akses yang lebih baik untuk memanfaatkan pelayanan sosial dasar mengenai kesehatan, pendidikan pangan dan gizi termasuk menghilangkan kesenjangan-kesenjangan sosial yang melekat pada masyarakat miskin.
Dijelaskan tujuan umum PKH adalah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta mengubah prilaku peserta PKH yang relatif kurang mendukung peningkatan kesehatan dan pendidikan, tujuan tersebut sekaligus sebagai upaya mempercepat pencapaian target Millennium Development Goals (MDGs)
Kordinator Wilayah Unit Pelaksana Program Keluarga Harapan Bali (UPPKH) Tunjung Aroem Pamungkas menyebutkan Program Keluarga Harapan (PKH) adalah program perlindungan sosial melalui pemberian bantuan uang tunai bersyarat kepada KSM yang telah ditetapkan sebagai peserta program keluarga harapan, program ini dapat memberikan manfaat jangka pendek dan jangka panjang. Jangka pendeknya memberikan incame effect melalui pengurangan beban pengeluaran rumah tangga, sedangkan jangka panjangnya diharapkan mampu memutus rantai kemiskinan antar generasi melalui peningkatan kualitas kesehatan dan pendidikan.
Bupati Suwirta menyampaikan terimakasih kepada Kementrian Sosial telah peduli kepada masyarakat Klungkung, mudah-mudahan bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Sehingga berangsur-angsur tingkat kemiskinan di Kabupaten Klungkung terentaskan. 019
Sumber : http://posbali.com/retas-ksm-klungkung-terima-dana-apbn-rp-1-m/
Minggu, 23 Februari 2014
21.58
Operator_Provinsi
Ayu Rachmaningtyas
Rabu, 27 November 2013 − 03:12 WIB
Ilustrasi.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemensos Toto Utomo Budi Santosa mengatakan, pemerintah menganggarkan Rp5,2 triliun dari total anggaran keseluruhan di Kemensos. Jumlah alokasi di sana untuk PKH, mengalami peningkatan sebesar Rp2,6 triliun dari tahun 2013.
Hal ini dikarenakan, alokasi dana PKH merupakan program nasional yang langsung diinstruksikan, oleh presiden untuk ditangani oleh Kemensos. Namun jika dilihat sisa anggaran yang relatif kecil, dinilai kurang untuk kepentingan program sosial lainya.
"Kalau boleh memilih, seharusnya PKH itu ada anggarannya sendiri. Karena program yang lain penting juga. Tapi karena PKH program nasional, jadi mau tidak mau harus dianggarkan dalam jumlah besar," kata Toto saat ditemui dalam Finalisasi Penyusunan Penyelenggaraan Program, dan Anggaran Kemensos 2014 di Jakarta, Selasa, 26 November 2013.
Menurut dia, dengan meningkatnya anggaran untuk PKH, maka akan ada penurunan baik untuk anggaran dan program lainya.
Dalam hal ini, beberapa program yang mengalami penurunan, ialah program yang bersifat reguler serta beberapa program yang dapat dikoordinasikan dengan pemda. Anggaran untuk program dan kegiatan lain mengalami penurunan.
Toto mengungkapkan, dana dekon yang dialokasikan untuk daerah dalam anggaran kali ini, berjumlah sekira Rp700 miliar. Jumlahnya terlihat kecil, hal ini dikarenakan anggaran yang diberikan dialokasikan untuk PKH yang secara langsung, di distribusian dari pemerintah pusat ke daerah.
"Dana PKH ditujukan dan ditransfer langsung ke rekening penerima bantuan. Kalau ada pemotongan, baru dipotong setelah diterima oleh si penerima," kata dia.
Dalam evaluasi secara menyeluruh, penggunaan anggaran untuk 2013, terjadi pengetatan penggunaan anggaran untuk perjalanan dinas.
Selain itu, dilengkapinya data penerima bantuan di setiap daerah untuk penerimaan bantuan program-program di Kemensos melalui by name by address.
Dengan pengawasan yang dilakukan melalui Irjen, inspektur yang melekat di setiap eselon satu atau Direktorat Jenderal, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Badan Pemeriksa Keuangan Provinsi (BPKP).
"Ini merupakan bentuk kemajuan, sekarang sudah tidak bisa mempermainkan anggaran. Karena menggunakan data by name by address, bahkan foto jika memang dibutuhkan. Sekalipun ditemukan, bukan karena laporan penyimpangan tetapi laporan administrasi," tegasnya.
Sumber :
http://nasional.sindonews.com/read/2013/11/27/15/810475/2014-separuh-anggaran-kemensos-untuk-pkh
Rabu, 19 Februari 2014
19.00
Operator_Provinsi
Jakarta ( Berita ) : Menteri
Sosial Salim Segaf Al Jufri mengatakan Program Keluarga Harapan (PKH)
pada 2014 harus “dikeroyok” bersama Pemerintah Pusat dan daerah.
“Kita
inginkan untuk PKH karena datanya valid bisa ‘dikeroyok’ dengan
anggaran pusat dan daerah,” kata Mensos pada refleksi program Kemensos
2013 dan espektasi 2014 di Jakarta, Selasa [24/12].
PKH
merupakan program unggulan Kementerian Sosial yang merupakan pemberian
uang tunai bersyarat kepada keluarga sangat miskin agar memeriksakan kesehatan
dan menyekolahkan anaknya. Sebagai program unggulan, PKH mendapat porsi
anggaran terbesar dari Kemensos yaitu mencapai Rp3,4 triliun dari
anggaran Rp5,6 triliun pada 2013.
PKH
pada 2013 menyasar 2,4 juta rumah tangga sangat miskin (RTSM) dan pada
2014 meningkat menjadi tiga juta RTSM dengan anggaran Rp4,2 triliun.
Menurut
Mensos, selama pelaksanaan PKH sejak 2007, di lapangan tidak pernah
didengar adanya protes tentang program tersebut. “Karena datanya valid
dan penyaluran bantuan juga langsung kepada penerima melalui PT Pos atau
bank,” tambah Mensos.
Melalui
PKH, Kementerian Sosial tidak semata memberikan bantuan tapi
mengutamakan pemberdayaan agar penerima bantuan bisa mandiri. “Berbicara
PKH berarti berbicara pemberdayaan, tidak ada cerita hanya sehat saja
tapi perlu pendampingan dan harus mandiri,” kata Mensos.
PKH
yang sudah berjalan sejak 2007, menurut Mensos cukup berhasil dilihat
dari tingkat partisipasi anak usia sekolah yang pergi ke sekolah terus
meningkat, begitu juga dengan partisipasi ibu hamil yang memeriksakan
kandungannya sehingga berdampak pada menurunnya angka kematian ibu dan
anak. (ant )
Sumber :
http://beritasore.com/2013/12/24/mensos-pkh-2014-harus-dikeroyok-bersama/
Minggu, 02 Februari 2014
Jumat, 29 November 2013
21.49
Operator_Provinsi
http://www.dpr.go.id/id/berita/komisi8/2013/okt/21/6911/Komisi-VIII-Pertanyakan-Evaluasi-Kemensos-atas-PKH-dan-KUBE
Langganan:
Postingan (Atom)
RSS Feed
Twitter



